Jemari Alam Menyambutmu

Selasa, 22 Maret 2011

Gone

Ia bilang ia akan pergi : hitungan hari mungkin...?!
Tapi aku pilih diam,
Sebab menahan atau menghantarkannya sama sulit dan sama pedihnya.
Lalu....... Ia bilang : "tenang saja"
Dalam benak aku berkata : "andai kau tau betapa besar hasrat mengejawantahkan semua ini menjadi nyata... bahasa kesunyian yg tlah beratus2 hari kupatri dan membuat sesak. inilah suratan nasib yg belum terkirim....unsent....... 
n you're gone"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar